Paslon Bupati dan Wakil Bupati Dompu NTB, AKJ SYAH Saat Orasi Politik Di Desa Wawonduru Kecamatan Woja.(foto : Amin'k)
Dompu,-Ketua tim Desa Wawonduru yang diwakili oleh Junaidin meminta kepada Paslon Bupati dan wakil Bupati Dompu NTB, AKJ SYAH untuk melakukan bronjonisasi, pipanisasi dan naikkan harga jagung.
Tiga permintaan tersebut dilayangkan Junaidin saat acara kampanye terbatas di lapangan Desa Wawonduru Kecamatan Woja Minggu lalu.
Soal bronjonisasi disepanjang bantaran sungai Desa Wawonduru tersebut, kata Junaidin, sangat perlu dilakukan mengingat Desa Wawonduru merupakan muara dari tiga sungai yakni sungai lanju, sungai silo dan sungai soa dimana dikala musim hujan, banjir kiriman tiga sungai itu akan bertemu dan tertampung di desa Wawonduru walaupun sungai tersebut sudah dilakukan normalisasi namun bronjonisasi itu perlu dilakukan lagi untuk menghindari terjadinya longsor pada tanggul normalisasi tersebut.
Selain itu, Junaidin juga meminta pada AKJ SYAH untuk melakukan pipanisasi, dimana air yang bersumber dari raba baka yang mengairi sawah di Desa Wawonduru bagian Utara hanya dibuang cuma cuma di sungai pasalnya, aliran air tersebut hanya sampai pada bagian Utara jembatan atau sungai Wawonduru saja sehingga air yang di alirkan dari raba baka untuk kebutuhan pertanian tidak mengaliri persawahan yang ada pada sejumlah so yang ada di desa Wawonduru termasuk so Bolonduru dan lainnya.
"Sudah lama kami minta pipanisasi itu tapi tidak ada perhatian khusus dari pemerintah. Makanya kami minta kepada bapak AKJ SYAH agar dapat merealisasikan permintaan kami ini jika menduduki jabatan penting sebagai bupati dan wakil Bupati Dompu NTB nantinya. Kami meminta kepada AKJ SYAH karena memang kami hanya percaya pada Paslon AKJ SYAH saja yang bisa atasi persoalan kami ini,"pinta Junaidin.
Masih pada kesempatan itu, Junaidin juga meminta kepada AKJ SYAH untuk dapat memberikan perhatian khusus soal harga jagung karena memang sebagai petani jagung, sudah tentunya masalah harga yang menjadi prioritas petani. karena selama ini petani maupun masyarakat di minta untuk menanam jagung tapi pemerintah tidak pernah menanggapi soal harga jual jagung petani pada gudang yang ada di Dompu.
"Kami sudah bosan dengan harga jagung selama ini, kami yang tanam, kami yang capek ternyata perusahaan hanya menikmati keuntungan dari panen kami,"ujar Junaidin.
Menanggapi hal itu, AKJ SYAH dalam orasi politiknya, mengaku akan merealisasikan keinginan masyarakat Desa Wawonduru jika dirinya terpilih menjadi bupati dan wakil Bupati Dompu NTB nantinya. Sistim pipanisasi ini dinilai perlu dilakukan, karena memang kebutuhan utama pertanian itu adalah air dan jika memang air dari raba baka di buang cuma cuma di sungai itu namanya mubazir.
"insyaallah pipanisasi ini perlu dilakukan untuk petani di desa Wawonduru. Termasuk kita akan perjuangkan masalah harga jagung ini dari harga sekitar Rp.3.500 nanti akan kita upayakan naik menjadi 4.000 untuk per kilo gramnya. Termasuk juga masalah Bronjong ini akan menjadi prioritas bagi kami. Mudah mudahan niat dan cita cita kami ini terpenuhi atas doa dan ijin Allah,"jelas AKJ SYAH.(Amin'k)
