Top Menu

newsPilkades TamanSidoarjo

Rekam Jejak Sosial Jadi Modal Utama Sumar Raih Simpati Warga Kramat Jegu

Tim Redaksi
Rabu, 29 April 2026, April 29, 2026 WAT
Last Updated 2026-04-30T00:33:26Z
Warga dan tim sukses calon kades no. 2, Sumar, berpose di depan posko pemenangan di Desa Kramat Jegu, Selasa (28/4/2026). Gestur seragam mencerminkan solidaritas dukungan organik warga. (bgs/Lintas Samudera)


Warga menilai kejujuran, kedekatan, dan aksi nyata dalam membantu masyarakat menjadi pertimbangan utama mendukung calon nomor urut 2.


Lintassamudera.com – Dinamika Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, menunjukkan bahwa rekam jejak sosial dan kedekatan personal masih menjadi faktor penentu bagi warga dalam menentukan pilihan. 

Hal ini terlihat dari tingginya dukungan terhadap calon kepala desa nomor urut 2, Sumar, yang dinilai memiliki integritas tinggi dan konsisten membantu warga.

Berdasarkan hasil wawancara dengan sejumlah warga, Sumar dikenal sebagai sosok yang empatik, mudah ditemui, dan memiliki sejarah panjang dalam pelayanan masyarakat, mulai dari masa jabatannya sebagai Ketua RW hingga keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Gustinus, warga RT 02 RW 05 Dusun Jegu, menyatakan bahwa kedekatan Sumar dengan warga bukan sekadar saat masa kampanye. Menurutnya, Sumar terbiasa hadir dalam kegiatan paguyuban dan interaksi sehari-hari.

"Pak Sumar memperlakukan orang lain seperti saudara sendiri. Tidak ada jarak. Beliau supel, mudah bergaul, dan bisa merangkul semua kalangan," ujar Gustinus saat ditemui, Selasa (28/4/2026).

Gustinus menambahkan, sikap transparan dan jujur Sumar telah terbukti sejak lama. "Beliau sering membantu warga yang membutuhkan, termasuk memberikan santunan anak yatim dan terlibat dalam bedah rumah. Itu yang membuat kami percaya," katanya.

Senada dengan Gustinus, Akhmad Lutfi, warga baru di RT 04 RW 06, menyoroti kemudahan akses komunikasi dan pelayanan administrasi yang diberikan Sumar. Lutfi mengaku pernah dibantu Sumar dalam pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan KTP saat ia pertama kali pindah ke desa tersebut.

"Prosesnya berjalan lancar, tanpa kendala, dan tanpa meminta imbalan. Beliau sangat ringan tangan dalam membantu," ungkap Lutfi.

Lutfi juga mengenal Sumar melalui keterlibatan mereka dalam komunitas sosial "Akbar Group" (2016–2023), di mana Sumar menjabat sebagai ketua dan Lutfi sebagai bendahara. Dari pengalaman tersebut, Lutfi menilai Sumar sebagai sosok yang amanah dalam mengelola kepercayaan warga. "Beliau bijaksana, sopan, dan menghargai orang lain," tuturnya.

Dukungan terhadap Sumar juga diperkuat oleh dokumentasi aktivitas sosial yang rutin dilakukannya. Berbagai foto menunjukkan keterlibatan Sumar dalam kegiatan pencegahan demam berdarah (fogging), pengumpulan barang bekas untuk daur ulang guna membantu warga kurang mampu, serta silaturahmi intensif dengan tokoh masyarakat dan ulama.

Sumar memimpin fogging pencegahan demam berdarah di permukiman warga. Aksi nyata ini menjadi bagian dari rekam jejak sosialnya sejak masa awal pengabdian di desa.

Muhammad Rofi’i, Ketua Tim Sukses Sumar, menjelaskan bahwa dukungan terhadap calon nomor urut 2 bersifat organik dan berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

"Dukungan ini muncul karena warga pernah merasakan langsung manfaat dari kehadiran Pak Sumar. Kami hanya menginformasikan kembali rekam jejak beliau kepada warga yang mungkin belum mengenalnya secara dekat," jelas Rofi’i.

Ia menegaskan bahwa visi Sumar berfokus pada peningkatan kesejahteraan, penanganan banjir di wilayah rawan seperti Pejaya, serta penguatan ekonomi melalui UMKM dan BUMDes. "Beliau ingin melayani dengan tulus, tanpa pamrih, sesuai dengan karakter aslinya," tambah Rofi’i.

Terlibat langsung dalam pengumpulan barang bekas untuk daur ulang, Sumar menunjukkan komitmen merakyat yang telah ia jalani bertahun-tahun sebelum mencalonkan diri.

Menjelang hari pemungutan suara pada 24 Mei 2026, warga berharap kepemimpinan Sumar dapat membawa perubahan nyata, khususnya dalam peningkatan ekonomi dan perbaikan infrastruktur desa.

"Saya optimistis beliau bisa membawa perubahan. Harapan saya, perekonomian warga meningkat dan desa bebas banjir," harap Gustinus.

Sementara itu, Lutfi berpesan agar warga memilih berdasarkan penilaian kinerja dan rekam jejak. "Pilihlah dengan hati nurani, lihat siapa yang selama ini sudah membuktikan diri membantu masyarakat," pungkasnya. (bgs)

TrendingMore