Masrukin, calon Kepala Desa Terungkulon nomor urut 2, saat diwawancarai terkait visi dan program menjelang Pilkades 2026. (Taufiq/Lintas Samudera)
Lintassamudera.com — Dukungan masyarakat mendorong Masrukin maju sebagai calon Kepala Desa Terungkulon nomor urut 2 pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026. Berbekal pengalaman di pemerintahan desa, ia membawa gagasan transparansi, pemerataan pembangunan, dan penguatan peran pemuda desa.
Masrukin mengaku awalnya tidak berencana mengikuti kontestasi Pilkades. Namun dorongan masyarakat membuat dirinya memutuskan maju pada akhir masa pendaftaran calon kepala desa.
“Banyak masyarakat yang datang meminta saya ikut maju karena merasa perlu ada keterwakilan untuk melanjutkan pembangunan desa,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Selasa (19/05/2026) malam.
Sebelum maju pada Pilkades 2026, Masrukin diketahui masih menjabat sebagai perangkat Desa Terungkulon di Kasi Pelayanan dan mengambil cuti selama tahapan Pilkades berlangsung.
Menurutnya, pengalaman di pemerintahan desa membuat dirinya memahami kebutuhan masyarakat serta pelayanan publik di tingkat desa.
“Saya ingin pemerintahan desa berjalan lebih transparan, terbuka, dan amanah,” katanya.
Selain aktif di pemerintahan desa, Masrukin juga pernah menjabat Ketua RT selama kurang lebih delapan tahun dan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial masyarakat.
Terkait kondisi Desa Terungkulon saat ini, ia menilai pembangunan desa sudah berjalan cukup baik. Namun menurutnya, keterbukaan informasi pembangunan masih perlu diperkuat agar masyarakat mengetahui proses penggunaan anggaran desa.
“Pembangunan desa sudah berjalan. Ke depan, transparansi perlu terus diperkuat supaya masyarakat mengetahui manfaat dan prosesnya,” jelasnya.
Jika dipercaya memimpin desa, ia mengaku akan memprioritaskan pemerataan pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian yang masih menjadi sumber penghidupan sebagian warga.
“Saya ingin pembangunan infrastruktur lebih merata dan sektor pertanian mendapat perhatian lebih baik,” ungkapnya.
Selain pembangunan fisik, pemberdayaan generasi muda juga menjadi perhatian dalam program yang disiapkannya. Menurutnya, potensi pemuda desa perlu didukung melalui pelatihan yang berkelanjutan.
“Karang taruna dan generasi muda perlu diberi ruang agar lebih produktif dan berkembang,” tuturnya.
Dalam hal tata kelola pemerintahan, Masrukin menegaskan komitmennya menjalankan pemerintahan desa sesuai aturan dan penggunaan anggaran yang transparan.
“Anggaran desa harus digunakan sesuai peruntukannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Menjelang Pilkades pada 24 Mei 2026 mendatang, ia mengajak masyarakat menjaga keamanan dan persaudaraan.
“Saya berharap masyarakat tetap menjaga kebersamaan, keamanan, dan suasana kondusif selama Pilkades berlangsung,” pungkasnya. (fiq*)
Reporter : Taufiq Rianto | Editor : Bagus Setyabudi
