-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lintas Samudera
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Bupati Dompu Konsultasi Publik RIPPM dan Teken MoU Dengan STM

    Redaksi
    Sabtu, 29 Agustus 2026, Agustus 29, 2026 WIB Last Updated 2026-08-29T11:59:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Dompu,-Bupati Dompu, Bambang Firdaus, S.E., menghadiri kegiatan strategis Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Pembangunan Dermaga sekaligus Konsultasi Publik penyusunan Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) PT STM, yang berlangsung di Aula Pendopo, Jumat (28/8/2026). 

    Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Anggota DPRD, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB, Kepala Dinas ESDM NTB, Rektor Universitas Mataram, Pimpinan Perangkat Daerah, para Camat, Kepala Desa, Civitas Akedemika Kampus, serta perwakilan manajemen PT STM dan masyarakat.

    Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE menyampaikan, penghargaan setinggi-tingginya kepada PT STM yang telah lama hadir dan berkomitmen membangun Dompu. Beliau berharap PT STM segera melakukan produksi, dan menghimbau seluruh pihak untuk menghilangkan rasa sinis dan pikiran negatif, serta memberikan ruang dan kesempatan untuk berkarya bersama.

    "Potensi alam Dompu yang luar biasa kualitasnya memerlukan kemitraan dikarenakan kemampuan sendiri terbatas, perlu kerjasama dengan mitra untuk kesejahteraan bersama. Program pemberdayaan harus selaras dengan rencana pembangunan daerah agar terarah dan tidak tumpang tindih," tegas Bupati.

    Bupati juga menegaskan prinsip pelaksanaan program pemberdayaan, niat baik harus benar-benar berdampak nyata dan dirasakan masyarakat, dibuktikan dengan peningkatan kesejahteraan.

    Program PT. STM tidak boleh berhenti di lokus yang sama setiap tahun harus merata hingga mencakup 81 desa dan 2 kecamatan, agar tidak menimbulkan ketergantungan. Wajib dievaluasi pastikan program berkelanjutan, bukan hanya bersifat konsumtif sementara akan tetapi juga harus menyentuh sektor  pendidikan, kesehatan, ekonomi UMKM, infrastruktur dasar, sosial dan budaya.

    Mengenai mekanisme komunikasi dan koordinasi, Bupati menetapkan kesepakatan: pertemuan berkala setiap tiga bulan sekali, di mana PT STM menyampaikan progres, kendala, dan informasi terkini secara langsung kepada Pemerintah Daerah, tokoh masyarakat, dan kepala desa. Hal ini agar informasi yang disampaikan ke publik berdasarkan fakta dan data nyata, bukan isu atau kabar angin, demi menjaga nama baik dan citra PT STM di mata masyarakat.

    "Pemerintah Daerah siap mendukung dan menyokong sebatas kewenangan yang dimiliki. Semoga program yang direncanakan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi seluruh masyarakat Dompu.," tutup Bupati.

    Sebelumnya Perwakilan PT STM, Manejer Hubungan Masyarakat, Ulya Devretes, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan untuk hadir dan menjadi bagian dari kegiatan yang sangat penting ini. 

    Hari ini kita menyaksikan dua hal yang saling melengkapi: penandatanganan MoU pembangunan Dermaga dan  program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (RIPPM) serta konsultasi publik penyusunan. Keduanya saling menguatkan yang satu mempertegas komitmen dan kerangka kolaborasi, sedangkan yang lainnya menjadi wadah untuk menentukan arah dan tujuan program yang akan kita jalankan bersama," ujarnya.

    PT STM menegaskan bahwa keberhasilan sebuah proyek tidak hanya diukur dari perkembangan fisik semata, melainkan juga dari bagaimana masyarakat dapat tumbuh, berkembang,dan memperoleh manfaat nyata dengan kehadiran proyek ini di Kabupaten Dompu.

    Salah satu contoh yang sedang kita dorong bersama adalah rencana pembangunan Dermaga Nelayan, yang kami harapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat pesisir dan para nelayan. 

    Inisiasi ini sudah kita mulai sejak awal tahun ini, dan kami menyampaikan terima kasih kepada Kepala Desa Hu’u yang telah banyak mendukung kolaborasi ini hingga tahap ini," ungkap perwakilan PT STM.

    Melalui penyusunan RIPPM, PT. STM ingin memastikan bahwa seluruh program pemberdayaan ke depan memiliki arah yang jelas, terukur, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah, serta menyerap aspirasi dan masukan baik dari pemerintah maupun masyarakat.

    Kami percaya, keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. diperlukan kerjasama, rasa saling percaya, dan komitmen yang kuat dari semua pihak.
     
    “Semoga penandatanganan MoU ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kolaborasi dan membawa manfaat yang semakin besar bagi seluruh masyarakat di Kabupaten Dompu," pungkasnya.

    Kegiatan diakhiri Penandatanganan MoU, photo bersama dan dilanjutkan sesi konsultasi publik, dengan pemberi materi diskusi, Fajar Kurniawan Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB).(Amin)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini