masukkan script iklan disini
Dompu,-Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan, secara jumlah, kebutuhan guru di Kabupaten Dompu, saat ini sudah melebihi kebutuhan, terutama setelah adanya skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Kepala Dikpora Kabupaten Dompu, Des. H. Rifaid, M.Pd mengatakan penambahan tenaga pendidik melalui PPPK paruh waktu membuat jumlah guru di sejumlah sekolah mengalami penumpukan.
“Kalau kebutuhan guru sebenarnya sudah berlebihan, terutama dengan adanya PPPK paruh waktu,” ujar Rifaid, Selasa 27 Februari 2026.
Meski demikian, Rifaid menjelaskan, Dikpora Kabupaten Dompu, saat ini masih menunggu proses penempatan PPPK paruh waktu. Secara umum, para guru PPPK paruh waktu tersebut masih ditempatkan di sekolah induk masing-masing.
Menurutnya, setelah seluruh surat keputusan (SK) PPPK paruh waktu diterima, Dikpora akan melakukan pemetaan kebutuhan guru secara menyeluruh di setiap satuan pendidikan. “Setelah semua SK diterima, kami akan petakan. Dari situ akan terlihat di mana sekolah yang kelebihan guru dan di mana yang masih kekurangan,” jelasnya.
Hasil pemetaan tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Dikpora Kabupaten Dompu untuk mengatur kembali distribusi guru, agar pemerataan tenaga pendidik di seluruh sekolah dapat berjalan lebih optimal dan sesuai kebutuhan.(Adv)

