Top Menu

Nasional

Bangunan KDMP Tanjungsari Hampir Selesai, Pengelolaan Masih Menunggu Regulasi

Tim Redaksi
Kamis, 18 Juni 2026, Juni 18, 2026 WAT
Last Updated 2026-06-18T15:52:39Z
Progres pembangunan KDMP Tanjungsari Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.

Lintassamudera.com - Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tanjungsari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, memasuki tahap penyelesaian. Fisik bangunan yang disiapkan sebagai fasilitas pendukung kegiatan ekonomi masyarakat itu kini telah mencapai progres sekitar 75 hingga 80 persen.

Pantauan di lokasi menunjukkan struktur utama gedung telah berdiri. Sejumlah bagian dinding sudah terpasang, sementara pekerjaan lanjutan difokuskan pada pemasangan atap dan penyelesaian akhir bangunan.

Sekretaris Desa Tanjungsari, M. Yusron, mewakili Kepala Desa Tanjungsari menyampaikan proses pengerjaan masih berjalan sesuai rencana dan ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026.

“Progres pembangunan kurang lebih sudah mencapai 75 sampai 80 persen. Tinggal pemasangan atap dan finishing tembok,” ujar M. Yusron saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (18/06/2026) siang.

Sekretaris Desa Tanjungsari M. Yusron 

Ia menjelaskan, pemerintah desa berperan dalam pengawalan dan koordinasi selama proses pembangunan berlangsung. Sementara untuk pengelolaan setelah bangunan selesai, pihak desa masih menunggu aturan serta petunjuk dari instansi yang berwenang.

“Pengurus koperasi desa sudah terbentuk. Untuk operasional sehari-hari masih menunggu regulasi, petunjuk teknis, dan arahan dari instansi terkait,” katanya.

Menurutnya, keberadaan KDMP Tanjungsari merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah pusat. Koperasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi warga.

“Tujuannya selain mendukung program pemerintah pusat, juga diharapkan bisa menunjang perekonomian masyarakat sekitar,” jelasnya.

Terkait rencana usaha, M. Yusron menyebut konsep yang disiapkan masih dalam tahap persiapan. Beberapa kegiatan yang kemungkinan dikembangkan antara lain usaha kebutuhan masyarakat serta layanan pendukung.

“Rencananya seperti kegiatan jual beli kebutuhan masyarakat. Ada juga kemungkinan fasilitas seperti apotek dan layanan kesehatan, seperti konsep koperasi pada umumnya,” ungkapnya.

Meski pembangunan fisik hampir rampung, pemerintah desa belum dapat memastikan jumlah anggota maupun tenaga pengelola yang nantinya terlibat. Hal tersebut masih menunggu regulasi, termasuk mekanisme pelatihan dan rekrutmen sumber daya manusia.

“Kami belum bisa menjelaskan terkait rekrutmen maupun sistem kerja karena bukan kewenangan desa. Kami masih menunggu petunjuk dari instansi terkait,” terangnya.

Ia menegaskan, keberhasilan KDMP nantinya tidak hanya dilihat dari selesainya bangunan, tetapi juga bagaimana koperasi tersebut mampu berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Untuk saat ini yang menjadi prioritas adalah penyelesaian fisik bangunan terlebih dahulu. Ke depan tentu berharap koperasi dapat berjalan sesuai tujuan,” tambahnya.

Mengenai pengawasan, pemerintah desa tetap melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Namun, pelaksanaan teknis mengikuti mekanisme dan aturan yang telah ditetapkan.

“Pengawasan tetap berjalan, tetapi kami mengikuti aturan karena prosesnya bukan seluruhnya berada di desa,” tuturnya.

Pemerintah Desa Tanjungsari berharap masyarakat dapat mendukung keberadaan KDMP sebagai bagian dari program yang bertujuan memberikan manfaat bersama.

“Kami mengajak masyarakat mendukung program ini. Harapannya KDMP mampu menjadi penunjang dan memperkuat perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (fiq)

TrendingMore