Top Menu

NasionalNTBSumbawa

Investasi Tambang di Lantung Disorot, Warga Minta Pelibatan Lokal

Tim Redaksi
Minggu, 28 Juni 2026, Juni 28, 2026 WAT
Last Updated 2026-06-28T14:35:44Z
Ketua LSM SUMEA, Yosi Larian, S.Sos,

Lintassamudera.com - Rencana dan aktivitas investasi pertambangan di wilayah Kecamatan Lantung, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat perhatian dari masyarakat setempat. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) SUMEA bersama warga Sepukur berharap keberadaan perusahaan tambang dapat memberikan manfaat ekonomi dengan melibatkan pelaku usaha dan tenaga kerja lokal.

Ketua LSM SUMEA, Yosi Larian, S.Sos, mengatakan masyarakat pada prinsipnya mendukung masuknya investasi di wilayah mereka. Namun, menurutnya, keterlibatan masyarakat sekitar perlu menjadi bagian dari aktivitas perusahaan agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara langsung.

"Kami sebagai masyarakat lokal hanya ingin dilibatkan dalam kegiatan perusahaan. Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton di daerah sendiri," ujar Yosi, pada awak media, Sabtu (27/06/2026).

Menurut Yosi, pihaknya sebelumnya telah berupaya melakukan komunikasi dengan perusahaan melalui pertemuan dan penyampaian aspirasi. Namun, ia menyebut masih diperlukan ruang dialog agar berbagai persoalan yang berkembang dapat dibahas bersama.

Ia juga menyampaikan perhatian masyarakat terkait penggunaan akses jalan yang sebelumnya diklaim dibangun warga sejak 2017. Menurutnya, setelah perusahaan membuat akses baru melalui Desa Padesa, Kecamatan Lantung, akses lama tersebut sudah tidak lagi digunakan seperti sebelumnya.

"Kami berharap ada kejelasan terkait persoalan yang selama ini menjadi perhatian masyarakat," katanya.

Yosi menegaskan masyarakat Sepukur Lantung tetap mendukung investasi dan pembangunan daerah. Namun, ia berharap perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dapat membangun hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

"Kami mendukung investasi, tetapi masyarakat lokal juga perlu mendapat ruang, baik sebagai tenaga kerja maupun sebagai bagian dari rantai usaha yang mendukung kegiatan perusahaan," jelasnya.

Ia berharap adanya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.

Menurut Yosi, keterlibatan masyarakat lokal menjadi salah satu faktor penting agar investasi dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi daerah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan terkait aspirasi yang disampaikan LSM SUMEA dan masyarakat Sepukur Lantung. (eff/bgs)

TrendingMore