Top Menu

GresikJawa TimurNews

KDMP Driyorejo Siap Beroperasi, Puluhan Warga Telah Bergabung

Tim Redaksi
Selasa, 02 Juni 2026, Juni 02, 2026 WAT
Last Updated 2026-06-03T04:32:34Z
Gedung KDMP Desa Driyorejo yang telah selesai dibangun dan tengah dipersiapkan untuk operasional di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. (Taufiq/Lintas Samudera)

Pembangunan gedung telah rampung. Pemerintah Desa Driyorejo kini fokus menyelesaikan perizinan, penguatan kelembagaan, dan perluasan partisipasi masyarakat untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih.


Lintassamudera.com – Pemerintah Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, terus mematangkan persiapan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat dan mendukung pengembangan usaha desa.

Hingga awal Juni 2026, pembangunan gedung koperasi telah selesai dilaksanakan. Sejumlah fasilitas pendukung juga telah disiapkan sehingga koperasi tinggal menunggu penyelesaian tahapan administrasi dan operasional.

Kepala Desa Driyorejo melalui Sekretaris Desa, M. Abdul Rochim, mengatakan progres pembangunan fisik KDMP telah rampung dan saat ini fokus diarahkan pada persiapan operasional koperasi.

"Bangunan sudah selesai. Saat ini kami masih menyelesaikan beberapa tahapan administrasi dan persiapan operasional agar koperasi dapat segera berjalan," ujar Abdul Rochim saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Desa Driyorejo, Selasa (02/06/2026).

Sekretaris Desa Driyorejo, M. Abdul Rochim. (Taufiq/Lintas Samudera)

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap keberadaan KDMP cukup tinggi. Hingga saat ini sekitar 70 warga telah mendaftarkan diri sebagai anggota koperasi.

Ia menjelaskan, pembentukan KDMP melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan desa, PKK, Karang Taruna, hingga RT dan RW.

"Pembentukan koperasi dilakukan melalui musyawarah dan melibatkan seluruh unsur masyarakat desa agar keberadaannya benar-benar menjadi milik bersama," katanya.

Untuk menjadi anggota, masyarakat diwajibkan membayar simpanan pokok sebesar Rp100 ribu dan simpanan wajib Rp20 ribu setiap bulan sesuai ketentuan yang telah disepakati pengurus koperasi.

Dorong Penguatan Ekonomi Desa
Abdul Rochim mengatakan keberadaan KDMP diharapkan dapat menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyediaan kebutuhan pokok, pengembangan usaha produktif, dan peningkatan akses layanan ekonomi di tingkat desa.

Saat ini unit usaha yang dipersiapkan masih berfokus pada penyediaan kebutuhan sembako. Sementara pengembangan usaha lainnya, termasuk layanan simpan pinjam, masih dalam tahap pembahasan dan penyesuaian sesuai kebutuhan masyarakat.

"Kami ingin koperasi ini berkembang secara sehat dan bertahap sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Pemerintah desa juga telah menyiapkan lokasi koperasi di kawasan yang dinilai strategis dan memiliki potensi untuk berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain itu, sosialisasi terus dilakukan melalui berbagai forum warga, termasuk pertemuan RT dan RW, guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung keberlangsungan koperasi.

Kembangkan Potensi UMKM Lokal
Lebih lanjut, Abdul Rochim menyebut KDMP juga diharapkan menjadi wadah pengembangan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini tumbuh di Desa Driyorejo.

Beberapa produk yang berpotensi dikembangkan antara lain usaha keripik pisang, keripik tempe, serta produk rumahan lainnya yang memiliki peluang pasar lebih luas.

Pemerintah desa juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak untuk memperkuat layanan koperasi di masa mendatang, termasuk pengembangan layanan berbasis digital yang memudahkan masyarakat.

"Kami berharap semakin banyak masyarakat yang bergabung dan mendukung koperasi ini sehingga keberadaannya benar-benar menjadi penggerak ekonomi desa," pungkasnya. (fiq)

Reporter : Taufiq Rianto | Editor : Bagus Setyabudi 

TrendingMore