masukkan script iklan disini
Dompu,-Isu terkait dugaan jual beli jabatan Kepsek di Kabupaten Dompu NTB yang mengarah ke nama JM sebagai pemainnya seperti yang disebutkan oleh dua oknum guru dalam vidio yang beredar dalam postingan akun Facebook Reza Dompu beberapa hari lalu, ternyata mendapat respon keras dari JM sendiri.
Dalam Konferensi Pers ditaman kota Dompu pada Rabu (16/09/26), JM membantah keras hal itu. Ia menegaskan, dirinya tidak pernah meminta sejumlah uang kepada guru dengan iming-iming jabatan Kepala Sekolah, bahkan informasi yang beredar melalui media sosial tersebut tidak benar adanya dan telah merugikan nama baiknya.
Isu tersebut mencuat setelah sebuah video yang diunggah melalui akun Facebook Reza Dompu pada Kamis (10/9/2026) kemarin beredar luas.
"Apa yang disampaikan itu semuanya sangat tidak benar. Saya tidak pernah meminta sejumlah uang dan tidak pernah menjanjikan jabatan Kepala Sekolah kepada siapa pun,”tegas JM.
Selain itu, JM juga mempertanyakan terkait identitas kedua oknum guru yang menyebutkan namanya seperti yang beredar dalam video unggahan Reza Dompu tersebut. Sebab, ia sama sekali tidak pernah mengenal seseorang bernama Ajis sebagaimana yang dikaitkan dengan persoalan tersebut.
“Saya tidak mengenal yang namanya Ajis. Dia guru apa dan bertugas di mana ? Jadi jangan asal bicara dan jangan asal mencap nama orang,”katanya.
Menurut JM, tudingan tersebut harus dibuktikan secara jelas dan tidak semestinya seseorang menyampaikan tuduhan tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. Apabila dirinya benar pernah meminta atau menerima uang untuk menjanjikan jabatan Kepala Sekolah, maka pihak yang menuduh dipersilahkan menunjukkan bukti.
“Kalau memang ada bukti saya meminta atau menerima uang untuk jabatan Kepala Sekolah, silakan dibuktikan, jangan hanya berdasarkan cerita atau pengakuan yang belum terverifikasi,”ujar JM.
JM menyampaikan, dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Reza Dompu selaku pemilik akun Facebook yang mengunggah video tersebut.
Dalam komunikasi itu, persoalan mengenai penyebutan namanya telah diklarifikasi dan Reza juga telah menyampaikan permintaan maaf kepadanya bahkan vidio postingan dalam akun Facebook Reza Dompu telah dihapus karena itu semua tidak benar.
“Saudara Reza sudah menghubungi saya terkait persoalan ini. Saya sudah memberikan klarifikasi dan dia juga sudah meminta maaf kepada saya,”ucap JM.
Atas postingan itu, JM berharap masyarakat tidak langsung mengambil kesimpulan dari video yang beredar sebelum mengetahui fakta dan mendapatkan klarifikasi dari pihak-pihak yang disebut.
Dirinya meminta kepada pihak yang menyampaikan tudingan, agar lebih berhati-hati karena informasi yang tidak benar dapat berdampak terhadap nama baik seseorang.
“Saya tegaskan kembali bahwa tudingan mengarah ke nama saya yang meminta uang dan menjanjikan jabatan Kepala Sekolah, itu sangat tidak benar. Untuk saudara Ajis yang disebut-sebut dalam video itu, jangan asal caplok nama orang, jangan sampai pernyataan yang tidak benar justeru merusak nama baik saya,"tegas JM lagi.
Oleh karena itu, JM mengaku siap memberikan klarifikasi lanjutan apabila persoalan tersebut kembali dipertanyakan.
"Saya minta dalam setiap tudingan mengenai dugaan transaksi jabatan maka harus dapat dibuktikan secara objektif dan melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan,"pintanya.(Amin)

