-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lintas Samudera
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Oknum Timses Diduga Jual Beli Jabatan Kepsek Dengan Angka Bervariatif

    Redaksi
    Kamis, 10 September 2026, September 10, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T08:17:12Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    inilah postingan video pengakuan kedua guru kepada Reza Dompu.

    Dompu,-Oknum tim sukses (timses) Bupati Dompu berinisial JM diduga melakukan transaksi jual beli jabatan Kepsek kepada sejumlah guru di Kabupaten Dompu NTB.

    Hal itu diketahui berdasarkan pengakuan 2 guru melalui siaran video yang diposting oleh akun Facebook Reza Dompu pada Kamis (10/09/26) dan vidio tersebut tengah viral dipertontonkan netizen.

    Dalam vidio postingan tersebut, terdengar jelas suara 2 orang guru lawan jenis saat menceritakan kepada Reza Dompu bahwa seorang guru bernama Safarudin yang mengabdi di SDN 35 Woja, jelang pelantikan Kepsek beberapa pekan kemarin dimintai uang oleh JM bahkan uang itu diduga telah diberikan kepada JM itu sendiri.

    Besar uang tersebut diduga bervariatif mulai dari angka Rp.25 juta, 45 juta, 50 juta hingga Rp.60 juta.

    Katanya, angka Rp.25 juta dipatok bagi Sekolah Dasar kecil atau kemungkinan maksud 2 guru tersebut, sekolah yang muridnya kurang, dana BOS kecil atau bisa jadi SD yang berada di pelosok Kabupaten Dompu ini.

    Sementara bagi Sekolah besar atau maksudnya, SD yang berbobot, memiliki siswa banyak sehingga perolehan dana BOS besar pula angkanya, justeru dipatok dengan angka mulai Rp.45 juta, 50 juta hingga 60 juta per calon Kepsek.

    Selain itu, lanjut kedua oknum guru yang belum diketahui identitasnya itu, juga menyebutkan nama 2 guru yakni Azis dan Lukman yang diduga ikut dimintai uang oleh JM pula. 

    Dimana JM diduga secara terang-terangan meminta uang setengah dulu kepada guru bernama Lukman saat berada di Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, namun guru itu enggan memberikan nya sehingga dia di non jobkan dari Kepsek.

    "Semua Kepsek yang dilantik kemarin diduga telah memberikan uang sehingga mereka bisa dilantik sebagai Kepsek. Jika mereka tidak mengakuinya, maka saya akan suruh mereka sumpah,"ujarnya meyakinkan Reza Dompu.

    "Saya dikontak oleh Pak Safaruddin dan saya mempertanyakan soal undangan pelantikan kepsek dan Pak Safaruddin mengaku ada dan diberikan secara mendadak bahkan pengakuan Pak Safaruddin ia dimintai uang Rp.45 juta oleh JM,"cetusnya.

    Sementara Reza Dompu yang dikonfirmasi sejumlah media ditaman kota Dompu pada Kamis (10/09/26) membenarkan pihaknya di datangi oleh sejumlah guru. Kehadiran mereka yakni untuk mengadu kepadanya terkait ulah JM yang diduga meminta uang kepada sejumlah guru dengan menjanjikan jabatan sebagai Kepala Sekolah di Kabupaten Dompu ini.

    "Kan jelas dalam video, itukan bukan pengakuan saya tapi pengakuan langsung sejumlah guru yang mendatangi saya itu. Yang jelas saya akan ungkap satu persatu,"ungkap Reza Dompu.

    Terkait hal itu, JM yang dikonfirmasi sejumlah media via telepon WhatsApp pribadinya Kamis (10/09/26) membantah keras dugaan yang menyebutkan namanya meminta uang kepada sejumlah guru dengan menjanjikan jabatan sebagai Kepala Sekolah.

    Menurutnya, hal itu merupakan fitnah semata dan dirinya mengindikasikan bahwa oknum guru wanita yang diwawancarai oleh Reza Dompu itu berinisial RD karena suaranya sangat ia kenal.

    "Suaranya saya kenal bahkan saya sudah menyuruh keponakan untuk telusuri apakah ini benar ibu RD atau bukan, saya juga sudah WA kok ibu RD ini untuk menanyakan apakah ini benar suaranya atau tidak, kalau benar maka dia harus bisa mempertanggungjawabkan ucapannya dan jika ada bukti bahwa saya mengambil uang mereka maka bisa di uji,"jawabnya.

    Selain itu, JM membeberkan, ia akan melaporkan akun Facebook Reza Dompu di APH sepulangnya dari luar daerah.(Amin)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini