Ketua Tim Kerja SDM dan Organisasi RSMA Sumbawa, Teguh Abimanyu Putra Alam, S.M (Ade/Lintas Samudera)
Lintassamudera.com — Rumah Sakit Provinsi Nusa Tenggara Barat di Sumbawa H.L. Manambai Abdulkadir (RSMA) Pulau Sumbawa mulai menyiapkan penerapan fitur laporan kinerja harian bagi aparatur sipil negara (ASN) melalui aplikasi e-kinerja. Sistem ini memungkinkan pelaporan aktivitas kerja dilakukan secara real time guna memperkuat pengawasan dan evaluasi kinerja pegawai.
Direktur RSMA, dr. Made Sopan Pradnya N, M.Biomed., Sp.B melalui Ketua Tim Kerja SDM dan Organisasi, Teguh Abimanyu Putra Alam, S.M. mengatakan penerapan e-kinerja sejatinya telah berjalan sejak 2023 secara nasional. Namun, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berencana menambahkan fitur laporan kinerja harian.
“Selama ini pelaporan kinerja ASN dilakukan secara bulanan. Ke depan akan diarahkan menjadi harian dan dilakukan secara real time,” kata Teguh kepada media ini, Selasa (28/04/2026).
Melalui fitur tersebut, setiap ASN diwajibkan melaporkan aktivitas kerja harian secara rinci, termasuk waktu pelaksanaan dan bukti dukung pekerjaan.
“Dengan sistem ini, atasan dapat memantau, mengevaluasi, dan mengendalikan kinerja pegawai secara langsung,” jelasnya.
Teguh menambahkan, sebelumnya atasan hanya menilai kinerja berdasarkan laporan bulanan, sehingga aktivitas harian pegawai tidak terpantau secara detail. Melalui sistem baru ini, seluruh aktivitas kerja akan terdokumentasi secara digital.
“Tidak ada lagi pekerjaan yang tidak tercatat karena semua terdokumentasi secara real time,” ujarnya.
Penerapan fitur kinerja harian ini rencananya akan mulai diuji coba pada 1 Mei hingga minggu pertama Juni 2026. Hasil uji coba tersebut selanjutnya akan dilaporkan ke Badan Kepegawaian Daerah sebagai bahan evaluasi.
“Dari hasil uji coba itu akan ditentukan apakah sistem ini bisa diterapkan secara penuh dalam waktu dekat,” terangnya.
Menurutnya, sejumlah daerah di luar NTB telah lebih dahulu menerapkan sistem serupa. Karena itu, penerapan di NTB diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan kinerja ASN.
Dari sisi kepegawaian, sistem ini dinilai memberikan manfaat signifikan karena memungkinkan proses evaluasi dilakukan lebih cepat dan terukur.
Selain itu, pelaporan kinerja melalui aplikasi e-kinerja juga menjadi dasar dalam pemberian tunjangan kinerja bagi ASN.
“Setiap ASN wajib mengisi laporan kinerja. Jika tidak, akan berdampak pada penilaian dan tunjangan yang diterima,” ungkapnya.
RSMA memastikan kesiapan internal dalam mendukung penerapan sistem tersebut, termasuk kesiapan sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi digital.
“Kami terus menyesuaikan sistem kerja agar sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kinerja ASN,” pungkasnya.
Penerapan fitur kinerja harian ini diharapkan dapat mendorong transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di lingkungan RSMA Sumbawa. (ade)
Reporter : Ade Ihksan Jaya | Editor : Bagus Setyabudi
