-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lintas Samudera
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemkab Sumbawa Usulkan Jalan Tepal-Batu Rotok 12 Km

    Tim Redaksi
    Sabtu, 01 Agustus 2026, Agustus 01, 2026 WIB Last Updated 2026-08-01T14:07:58Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Lintassamudera.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengusulkan penanganan ruas jalan Tepal-Batu Rotok sepanjang sekitar 12 kilometer melalui Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

    Namun, usulan tersebut belum memasuki tahap pelaksanaan fisik. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Muhammad Sofyan, S.T., mengatakan prosesnya masih dalam pembahasan pemerintah pusat.

    “Untuk ruas Tepal-Batu Rotok sekarang posisinya masih dalam pembahasan. Belum ada gambaran kapan pelaksanaannya,” kata Sofyan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (31/07/2026).

    Menurut Sofyan, Pemkab Sumbawa telah menyiapkan dokumen dan persyaratan pendukung. Pemerintah daerah berharap penanganan Tepal-Batu Rotok dapat terkoneksi dengan ruas Batu Dulang-Tepal yang saat ini mendapat penanganan melalui skema IJD.

    “Secara perencanaan kami sudah siapkan. Dokumen dan persyaratan yang dibutuhkan untuk pengusulan sudah kami lengkapi. Tinggal menunggu proses pembahasan lebih lanjut,” ujarnya.

    Sofyan menjelaskan, nilai kontrak dan teknis pelaksanaan Tepal-Batu Rotok bukan menjadi kewenangan PUPR Kabupaten Sumbawa karena usulan pendanaannya melalui pemerintah pusat.

    Di sisi lain, PUPR mengapresiasi gotong royong masyarakat Dusun Musuk, Desa Tangkam Pulit, Kecamatan Batu Lanteh, yang secara swadaya memperbaiki akses jalan.

    “Kami melihat swadaya masyarakat sebagai kolaborasi yang positif. Dengan keterbatasan fiskal, kami menghargai kepedulian masyarakat terhadap aksesibilitas,” tuturnya.

    Ia menegaskan gotong royong bukan berarti pembangunan infrastruktur sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat. Pemkab Sumbawa tetap berupaya mencari dukungan pendanaan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

    Sofyan mengatakan PUPR juga mendukung kegiatan masyarakat melalui peminjaman peralatan. Pemerintah daerah, kata dia, terus menyiapkan sarana dan prasarana serta persyaratan pendukung, termasuk kajian lingkungan, untuk rencana penanganan permanen.

    Sebelumnya, warga Dusun Musuk menyampaikan kondisi akses jalan yang sulit dilalui kendaraan berdampak pada mobilitas, distribusi hasil pertanian, hingga akses layanan kesehatan. Warga pun melakukan gotong royong untuk membuka dan memperbaiki sejumlah titik jalan.

    Kini, usulan penanganan ruas Tepal-Batu Rotok masih menunggu proses pembahasan pemerintah pusat. Belum ada kepastian kapan pekerjaan fisiknya dimulai. (*)

    Reporter: Ade Ikhsan Jaya | Editor: Bagus Setyabudi
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini