-->
  • Jelajahi

    Copyright © Lintas Samudera
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Program RTLH 2025, Fasilitator Ngaku Gencar Validasi

    Redaksi
    Rabu, 01 Oktober 2025, Oktober 01, 2025 WIB Last Updated 2025-10-02T01:52:37Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
                   Fasilitator RTLH, Adi

    Dompu,-Program Rumah Tidak Layak Huni atau RTLH tahun 2025 yang kini tengah dilakukan validasi  oleh fasilitator yang di utus oleh Dinas Perkim NTB, terhadap nama calon dan rumah yang layak dibedah kini tengah gencar dilakukan.

    Fasilitator RTLH Perkim NTB, Adi mengatakan, Program RTLH ini anggaran nya bersumber dari Dinas Perkim Propinsi NTB. Terkait dengan ketidak terlibatan Dinas Perkim Kabupaten Dompu sendiri, karena mereka hanya sebatas lintas koordinasi saja.

    Sementara terkait data peserta calon penerima RTLH tahun 2025 baik sebelum hingga sesudah dilakukannya validasi, maka pihaknya akan langsung melaporkan serta koordinasi kan ke Dinas Perkim Kabupaten Dompu yang kemudian ke Pemerintah Desa setempat.

    "Setelah lintas koordinasi dengan perangkat Desa, baru kita lakukan pendataan tapi sebelumnya kita lakukan sosialisasi dulu. Sementara bentuk pendataan itu akan di evaluasi dari kelayakan rumah tersebut, apakah layak dibedah atau tidak, jika layak maka akan dipisahkan melalui 3 klaster yakni ringan, sedang dan berat,"kata Adi pada media ini saat di wawancarai di Dusun Bolonduru Desa Wawonduru Rabu (01/10/25) kemarin.

    Menurut Adi, penetapan rumah layak dibedah menuju klester, itu langsung dilakukan oleh Dinas Perkim Propinsi NTB sendiri, bahkan dari calon penerima RTLH yang sedang dilakukan validasi ini, tidak serta merta bisa diterima dan di alokasikan semuanya. Sebab, rumah yang di prioritaskan untuk dibedah yakni rumah bedek, rumah papan dan rumah batu yang kategori rusak berat dan sedang.

    "Kalau khusus di Desa Wawonduru dari 454 yang di usulkan, hanya sebanyak 240 nama saja yang out untuk dilakukan validasi ini. Artinya, masih banyak sisa nama yang di usulkan dulu nya itu tapi nama nya belum out juga. Yang jelas ini dilaksanakan secara bertahap kok,"ujar Adi seakan meyakinkan.(bersambung)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini