Kadisnakertrans Dompu, Abdul Syahid, SH (kanan) bersama Kasi Penanganan Pekerja Migran, Syarifuddin, S.Ip.
Dompu,-Seorang Pekerja Migran Indonesia atau PMI asal Desa Daha Kecamatan Hu'u Kabupaten Dompu NTB, Ilfajri (24) meninggal dunia di Negara Malaysia.
Kepala Disnakertrans Kabupaten Dompu, Abdul Syahid, SH membenarkan hal itu setelah pihaknya mendapat laporan dari Kades Daha sendiri. Sehingga Selasa malam pihaknya langsung gerak cepat menghubungi BP3MI Mataram untuk diteruskan hingga ke pihak Kedutaan yang ada di Negara Malaysia.
Pada Rabu (12/02/26) pagi, Disnakertrans Kabupaten Dompu juga telah mengkonfirmasi ke P3MI Jakarta untuk menginformasikan hal itu dan ternyata informasi tersebut sudah masuk ke meja P3MI.
"Selasa malam teman-teman yang di Malaysia sedang fokus urus jenazah dan jenazah sekarang berada di Bintulung Hospital Serawak Malaysia,"kata Abdul Syahid.
Dijelaskannya, terkait kepastian kepulangan jenazah almarhum, itu akan dilakukan secepatnya setelah pihak Kedutaan di Malaysia selesai mengurus dokumen karena banyak tahap yang harus dilewati oleh Kedutaan termasuk mendapatkan laporan Kepolisian dan hasil pemeriksaan dokter setempat terhadap jenazah almarhum ini.
"Inilah yang menjadi dasar pihak Kedutaan RI di Malaysia untuk merilis itu, sehingga bisa menampilkan kapan jenazah itu dipulangkan tapi yang jelas jenazah akan dipulangkan dengan cepat,"jelas Syahid.
Secara terpisah, Kasi Penanganan Pekerja Migran Disnakertrans Kabupaten Dompu, Syarifuddin, S.Ip menyampaikan bahwa almarhum wafat pada tanggal 10 Februari 2026 sekitar jam 15.05 waktu Malaysia. Berdasarkan kabar yang diterima Disnakertrans bahwa almarhum meninggal karena mengalami kecelakaan kerja.
Guna menindaklanjuti secepatnya, pihaknya langsung menindaklanjuti ke BP2MI hingga di KBRI Serawak Malaysia untuk secepatnya mengurus kepulangan jenazah almarhum dan setelah dokumen almarhum dilengkapi termasuk surat permohonan kepulangan jenazah dari keluarga juga sangat dibutuhkan karena itu dasar Kedutaan di Malaysia bisa menindak lanjutinya karena bagaimana pun mereka butuh surat itu sebagai dasar untuk kepulangan jenazah.
"Sementara ini kita belum mengetahui korban bekerja di perusahaan mana, namun kita sudah komunikasikan dengan pihak perusahaan tempat dia bekerja dan pihak perusahaan tetap kooperatif dan bertanggung jawab sepenuhnya untuk kepulangan jenazah bahkan diperkirakan keluarga almarhum akan mendapatkan asuransi dari perusahaan tempatnya bekerja,"ucap Syarif.
Berdasarkan hasil komunikasi lanjutan juga, lanjut Syarif, bahwa jenazah almarhum akan dipulangkan pada Kamis (12-02-26) besok star dari Bintulu menuju Entikong Malaysia. Sedangkan pada Jumat (13-02-26) dari Entikong Malaysia jenazah akan menuju Kota Pontianak Indonesia dan pada Jumat sore jenazah akan di terbangkan dari Bandara Pontianak menuju Bandara Soekarno Hatta Jakarta Utara.
Sementara pada Sabtu (14/02/26) sekitar pukul 07.00 wita dari Jakarta Utara jenazah akan diterbangkan menuju Bandara Intrnasional Lombok (BIL) NTB dengan perkiraan tiba sekitar pukul 10.00 wita bahkan di hari yang sama, dari BIL jenazah akan dipulangkan menuju Kabupaten Dompu dengan menggunakan Ambulance yang telah disiapkan oleh BP3MI Mataram.
"Disnakertrans Dompu akan menunggu serta mendampingi jenazah dari Dompu menuju Kecamatan Hu'u dirumah duka untuk acara serah terima jenazah ke pihak keluarga nya,"jelas Syarif.(Amin)
