Top Menu

IslamiKabar SumbawapendidikanReligius

Tausiyah dan Tadarus Warnai Ramadan di SMKN 1 Lunyuk

Senin, 09 Maret 2026, Maret 09, 2026 WAT
Last Updated 2026-03-09T11:26:27Z

Sejumlah siswa duduk bersila di selasar kelas, menyimak tausiyah yang disampaikan
guru agama melalui pengeras suara sederhana.


Sumbawa, lintassamudera.com — Suasana religius mewarnai aktivitas siswa di SMKN 1 Lunyuk, Kabupaten Sumbawa, selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Sejumlah pelajar terlihat duduk bersila di selasar ruang kelas, menyimak tausiyah yang disampaikan guru agama sekaligus pembina kegiatan keimanan dan ketakwaan (IMTAQ) sekolah.


Program keagamaan yang digelar setiap hari selama Ramadan itu diisi dengan berbagai aktivitas, mulai dari tausiyah, membaca Al-Qur’an bersama, hingga salat berjamaah. Sekitar 130 siswa mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari pembinaan karakter yang rutin dilaksanakan sekolah.


Kepala sekolah SMKN 1 Lunyuk melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan sekaligus pembina IMTAQ, Bismar Saidi, mengatakan program tersebut bertujuan menanamkan kebiasaan beribadah sekaligus membentuk perilaku positif para pelajar.


“Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan beribadah serta membentuk perilaku positif, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah,” ujar Bismar saat dikonfirmasi, Senin (09/03/2026).


Menurut Bismar, melalui program pembinaan spiritual ini pihak sekolah berharap dapat memperkuat karakter, akhlak, serta nilai-nilai religius para peserta didik. Ramadan, kata Bismar, menjadi momentum penting bagi sekolah untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.


Pada awal Ramadan, aktivitas tersebut sempat berjalan dengan intensitas tinggi sebelum sementara dihentikan karena para siswa tengah menjalani Penilaian Tengah Semester (PTS).


Meski demikian, pihak sekolah menilai program keagamaan seperti ini tetap menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Selain menambah pemahaman keagamaan, aktivitas tersebut juga diharapkan dapat membentuk sikap disiplin, kebersamaan, serta tanggung jawab di kalangan pelajar.


Di sela kegiatan, para siswa tampak mengikuti tausiyah dengan khidmat. Sebagian lainnya duduk berkelompok sambil membaca Al-Qur’an. Suasana sederhana di selasar kelas justru memberi kesan hangat dan akrab, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci.


Bagi pihak sekolah, aktivitas Ramadan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Lebih dari itu, program IMTAQ diharapkan mampu menumbuhkan karakter religius dan akhlak yang baik pada diri siswa sebagai bekal dalam kehidupan mereka di masa depan. (ind)

TrendingMore