Top Menu

Dompunews

Kelulusan 4 Oknum Guru SDN 25 Woja Patut Dipertanyakan ?

Redaksi
Kamis, 25 Desember 2025, Desember 25, 2025 WAT
Last Updated 2025-12-25T14:19:13Z
.                      foto ilustrasi 

Dompu,-Kelulusan 4 oknum guru pada SDN 25 Woja dalam PPPK Paruh Waktu tahun 2025 patut dipertanyakan, terutama pada keabsahan data yang mereka ajukan sebagai syarat dalam penjaringan PPPK Paruh Waktu kemarin.

Pasalnya, berdasarkan sejumlah data yang diperoleh dan dikantongi media ini bahwa ke 4 oknum guru inisial SR, YM, SL dan WH tersebut, mereka memiliki SK tahun 2022 yang resmi di tanda tangani oleh Kepala Sekolah setempat, Mahani, S.Pd dan telah distempel basah. 

Tapi lucunya, justeru di dalam absensi tahun 2022 hingga 2023 nama ke 4 guru lulusan PPPK Paruh Waktu tahun 2025 itu sama sekali tidak tertera alias tidak ada dalam daftar absensi 2 tahun tersebut. 

Pertanyaannya, kok bisa sih ke 4 oknum guru ini punya SK Kepala Sekolah tahun 2022 sedangkan dalam absensi tahun 2022 hingga 2023 justeru nama mereka tidak ada terdaftar bahkan berdasarkan keterangan sumber juga bahwa ke 4 nya masuk mengabdi sekitar tahun 2025 satu orang, tahun 2024 satu orang dan tahun 2023 sebanyak dua orang ?

Itu merupakan suatu hal yang aneh tapi nyata. Sehingga terjadi kontroversi antara terbitnya SK tahun 2022 dengan absensi kehadiran 2022 pula, sebab dalam absensi tahun 2022 nama mereka tidak ada. Sehingga di sekolah tersebut diduga terjadi manipulasi data.

Terkait hal itu, Kepala SDN 25 Woja, Mahani, S.Pd yang dikonfirmasi media ini via pesan WhatsApp pribadinya pada Rabu (24/12/25) kemarin menyampaikan bahwa pihaknya sudah berusaha membatalkan semuanya tapi justeru nama mereka tetap muncul pada ferivikasi di Dikpora dan kemudian meminta kembali ke BKD dan PSDM agar dibatalkan lagi, namun nama mereka tetap juga muncul lagi.

"Saya sudah mengajukan surat pembatalan di BKD dan PSDM Kabupaten Dompu dari ke 4 nama mereka ini tapi tetap juga muncul,"ucap Mahani dalam pesan WhatsApp nya.

Ditanya terkait siapa Kepala Sekolah yang menanda tangani SPTJM ke 4 guru tersebut, apakah ibu atau Kepsek sebelumnya ? Pertanyaan itu justeru tidak dijawab oleh Mahani dan justeru meminta kepada media ini untuk tidak dulu mengangkat semua hal ini."jawabnya singkat via pesan WhatsApp.

Sementara, operator hingga ke 4 guru tersebut hingga berita kedua ini dinaikkan, sama sekali belum memberikan hak jawab dan belum membalas pesan WhatsApp yang dikirim media ini sebelum berita pertama di publish.(Amin)

TrendingMore