Ketua Korwil FKP3A NTB, Muhammad Yamin bersama Sekjen FKP3A NTB, Burhan.(Foto : amin Kasipahu)
Dompu,-Kehadiran Forum Komunikasi Perkumpulan Petani Pemakai Air (FKP3A) ternyata sangat membantu serta menguntungkan bagi Pemerintah Propinsi NTB dan Pemkab Kabupaten Dompu itu sendiri.
Pasalnya, selain memberikan kontribusi yang positif bagi petani, juga sangat membantu Pemprov maupun Pemkab Dompu itu sendiri dalam menjalankan programnya dibidang pertanian dan pengairan.
Terbukti, pada Rabu (17/12/25) sekitar jam 08.00 wita, seluruh pengurus FKP3A yang berada di wilayah Kabupaten Dompu melakukan kegiatan pembersihan serta pengurasan pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Laju bagian kiri. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Propinsi NTB yang ke-67.
Kegiatan itu dilaksanakan oleh FKP3A NTB dengan melibatkan anggota Pengamat Pengairan Dompu Timur Dinas PU Kabupaten Dompu.
Sekjen FKP3A NTB, Burhan kepada media ini menyampaikan, kegiatan dimaksud dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT NTB yang ke-67. Sehingga untuk memeriahkannya, FKP3A NTB mengadakan kegiatan pembersihan dan pengerukan sedimentasi khususnya di DAS Laju, bersama anggota Pengamat Pengairan Dompu Timur dengan tujuan untuk memaksimalkan aliran air dari hulu hingga ke hilir guna memenuhi permintaan petani.
Sebab, kata Burhan, mengingat bahwa keadaan saluran di DAS Laju memang sudah banyak titik yang dipenuhi oleh sedimentasi.
"Kegiatan ini dilakukan bukan hanya untuk menyambut HUT NTB yang ke-67 saja, tapi juga merupakan bagian dari upaya memenuhi kebutuhan air bagi para petani yang di aliri melalui saluran pengairan di DAS Laju,"kata Burhan usai kegiatan.
Burhan menjelaskan bahwa program Ini merupakan bagian dari program yang dicanangkan oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal untuk memenuhi swasembada pangan serta memberikan hasil produksi pertanian terutama padi yang lebih baik dari daerah lain diluar NTB.
"Kami yakin bahwa melalui program pemenuhan pangan dan swasembada masyarakat, kita akan mampu menciptakan prestasi yang gemilang dan membuat NTB mendunia,"jelas Burhan.
Sementara Pengamat Pengairan Dompu Timur, Usman A. Azis pada media ini juga menyampaikan, bahwa kegiatan pengerukan dan pembersihan sedimentasi daerah irigasi pada DAS Laju merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam memaksimalkan pendapatan hasil tani masyarakat yang ada di wilayah DAS Laju.
Selain itu, upaya tersebut juga merupakan wujud tindak lanjut dari program Gubernur NTB dalam mewujudkan NTB Maju dan mendunia. Bahkan kegiatan ini pula dalam rangka melanjutkan plening Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Usman juga berjanji akan terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat tani yang menggunakan air dari DAS Laju ini, untuk meningkatkan kebutuhan pangan dan mengurangi angka kemiskinan diwilayah Kabupaten Dompu.(Amin)
