Top Menu

Dompunews

PMI Menderita di Hospital Saudi, Oknum Sponsor Diduga Masa Bodoh

Redaksi
Senin, 26 Januari 2026, Januari 26, 2026 WAT
Last Updated 2026-01-27T06:49:21Z
Fifin Sumanti (PMI) yang tengah dirawat di Qatif Central Hospital Saudi Arabia.(Foto : Amin Kasipahu)

Dompu,-Pekerja Migran Indonesia (PMI) bernama Fifin Sumanti Binti Burhanudin M. Saleh warga Kelurahan Montabaru Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB menangis histeris ketika berada di Qatif Central Hospital di Dammam Saudi Arabia.

Dia berada di hospital (Rumah Sakit) tersebut sudah berlangsung 3 bulan lamanya guna mendapatkan perawatan medis setempat setelah dirinya di vonis menderita sakit batuk berdarah. Ia dibawa oleh majikannya ke hospital untuk dirawat inap tanpa ada pihak yang memperhatikannya termasuk egency.

Fifin Sumanti kepada media ini saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp pribadinya pada Sabtu (24/01/26) sekitar pukul 20.00 wita bertempat dikediaman orang tuanya di Kelurahan Montabaru mengatakan, ia diberangkatkan oleh sponsor inisial MHD warga Desa Matua Kecamatan Woja pada tahun 2022 lalu.

Keberangkatannya ke Saudi Arabia untuk menjadi seorang PMI itu, diduga dilakukan secara Illegal walaupun sebelumnya MHD mengaku padanya diberangkatkan secara legal. 

Bahkan visa yang diberikan oleh sponsor juga merupakan visa ziarah atau izin masuk ke Arab Saudi hanya untuk kunjungan non-haji/non-umroh, seperti mengunjungi keluarga, berziarah ke tempat suci, atau bisnis saja tapi bukan untuk menjadi PMI. 

Selain itu juga bahwa pada saat proses keberangkatannya mulai dari Kabupaten Dompu itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi karena ia justeru di oper dari mobil ke mobil lain, dan bahkan pernah disembunyikan dibawah kolong jembatan pula oleh MHD.

Hingga sampai di rumah majikannya pula, handphone milik pribadinya pun langsung disita  majikan, bahkan untuk berkomunikasi dengan pihak keluarga pun sangatlah sulit.

Bagaimana reaksi MHD ketika mengetahui bahwa Fifi telah dirawat inap selama 3 bulan di Qatif Central Hospital ?
.           Paspor Fifin Sumanti 

Fifin mengaku bahwa sponsor sudah mengetahui nya justeru ironisnya MHD mengatakan penyakit yang di derita Fifin merupakan penyakit biasa saja dan akan segera sembuh.

"Bukannya saya ini di suruh pulang ke Indonesia tapi justeru dibiarkan dirawat di hospital selama 3 bulan. Katanya penyakit yang saya derita ini merupakan penyakit biasa saja,"aku Fifin kepada media ini.

Terkait hal itu, pahlawan devisa ini meminta kepada media ini dan pihak keluarga nya untuk segera memulangkannya karena ia mengaku sudah tidak kuat lagi atas penyakit yang ia alami hingga mendapat perawatan yang sudah berjalan selama 3 bulan ini.

"Saya sudah dirawat inap selama 3 bulan lamanya dari 3 tahun berjalan saya menjadi PMI di Saudi Arabia. Saya minta pulang saja dan di rawat di tempat kelahiran saja,"pinta Fifi menangis.

Secara terpisah, Egon selaku kakak kandung PMI menegaskan agar sponsor saudara MHD agar dapat segera memulangkan Fifi, apalagi pemberangkatan Fifi itu diduga dilakukan secara Illegal karena menggunakan visa ziarah saja.

"Saya minta kepada saudara MHD untuk segera memulangkan adek saya secepatnya,"tegas Egon dengan nada emosi.

Egon mengancam bahwa dirinya akan melaporkan sponsor MHD dan PJTKI nya jika adeknya tidak segera dipulangkan, karena kasus ini merupakan Human Trafficking atau Perdagangan Manusia.aka dari itu, ia meminta kepada MHD untuk bertanggung jawab penuh keselamatan hingga memulangkan adek kandungnya tersebut.

"kami akan melaporkan hal ini dengan kasus TPPO jika adek saya tidak segera dipulangkan oleh MHD,"ancam Egon.

Terkait hal itu, MHD yang dikonfirmasi sejumlah media via media Sidik Jari.com langsung ke telepon WhatsApp pribadinya pada Minggu (25/01/26) sekitar pukul 20.15 wita membenarkan kalau Fifin Sumanti merupakan PMI yang ia berangkatkan pada tahun 2022 lalu, bahkan Fifin juga masih berada di negara Arab Saudi.

Ditanya terkait status pemberangkatan Fifin apakah legal atau Illegal dan nama PJTKI yang memberangkatkannya ke Saudi Arabia ?

Justeru hal itu tidak dijawab oleh MHD dan diduga dirinya sengaja menyembunyikan soal status pemberangkatan Fifin termasuk nama PJTKI yang menyalurkan nya tersebut.(Amin)

TrendingMore