Top Menu

Dompunews

Disnakertrans : Sponsor Harus Bertanggungjawab Pulangkan Dewi Anggriani

Redaksi
Minggu, 01 Maret 2026, Maret 01, 2026 WAT
Last Updated 2026-03-01T16:24:44Z
.                   foto ilustrasi 

Dompu,-Penyaluran PMI atas nama Dewi Anggriani warga Lingkungan Dore Kelurahan Simpasai Kecamatan Woja Kabupaten Dompu NTB ke Saudi Arabia pada tahun 2022 oleh dua oknum sponsor Jul warga Kelurahan Simpasai dan Ros warga Desa Wawonduru, akhirnya mulai terkuak.

Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Dompu, Abdul Syahid, SH yang dikonfirmasi sejumlah media sekitar tiga pekan terakhir menegaskan bahwa penyaluran Dewi selaku pahlawan devisa ke Arab Saudi untuk menjadi Pekerja Migran Indonesia itu asli illegal atau tidak resmi.

Hal itu dibuktikan bahwa dua oknum sponsor yakni Jul dan Ros sama sekali tidak pernah melaporkan ke Disnakertrans Kabupaten Dompu dalam hal penyaluran PMI ini ke negara timur tengah bahkan nama Dewi Anggriani sendiri tidak tercatat dalam SIP atau sistem aplikasi tenaga kerja.

"Saya tegaskan bahwa penyaluran Dewi Anggriani ke Saudi Arabia oleh Pak Jul dan Ibu Ros sama sekali illegal atau tidak resmi,"tegas Syahid kepada sejumlah media saat ditemui diruang kerjanya.

Eks Kadis Kominfo Kabupaten Dompu ini meminta kepada kedua sponsor agar bertanggungjawab sepenuhnya untuk memulangkan  Dewi Anggriani yang sekarang masih berada di Kantor penampungan Sakkan Saudi Arabia. 

Dimana sesuai keterangan pihak keluarga nya bahwa keberadaan Dewi Anggriani sudah berjalan 9 bulan lamanya bahkan Dewi sendiri pernah mengalami depresi sampai hilang ingatan akibat terlantar di Saudi Arabia.

Bahkan pihak keluarga Dewi juga sudah mengajukan laporan pengaduan ke Disnakertans sekitar bulan Oktober 2025 kemarin dan semuanya sudah ditangani dengan meneruskannya ke Kantor BP2MI Mataram untuk ditindaklanjuti.

"Kami akan menindaklanjuti kembali laporan pengaduan ini. Yang jelas semuanya sudah kami proses dan teruskan ke Kantor BP2MI Mataram,"ujarnya.

Bagaimana progres dalam penanganan persoalan Dewi Anggriani ini oleh Disnakertans Kabupaten Dompu sementara hingga kini tidak ada penyelesaiannya karena Dewi Anggriani sendiri masih berada di Kantor Sakan Saudi Arabia ?

Kadisnakertrans menegaskan bahwa pihaknya akan menghubungi Kantor BP2MI Mataram untuk mempertanyakan progres penanganan persoalan Dewi ini.

"Insyaallah kami akan menanyakan hal ini ke Kantor BP2MI Mataram,"tegas Syahid lagi.

Sementara keluarga Dewi Anggriani yang ditemui media ini dikediamannya belum lama ini membeberkan bahwa penjemputan Dewi Anggriani dari rumah untuk berangkat ke Saudi Arabia sebagai PMI oleh oknum Sponsor bernama Jul, terjadi pada pukul 03.00 Wita atau waktu subuh pada tahun 2022 lalu.

Bahkan pemberangkatan Dewi Anggriani sendiri tidak ada surat persetujuan dari orang tua bahkan Kelurahan sendiri. Semulanya Dewi dijanjikan akan diberangkatkan secara legal oleh sponsor bernama Jul, tapi kenyataannya, justeru Dewi diberangkatkan secara illegal. 

"Kami datangi Pak Jul dan meminta agar Dewi dipulangkan kembali ke Indonesia tapi justru Pak Jul arahkan kami ke rumah Ibu Ros di Wawonduru selaku pihak yang menyalurkan Dewi,"ungkap keluarga Dewi.

Parahnya, lanjut keluarga Dewi, penyaluran Dewi oleh Jul dan Ros justeru menggunakan Paspor Malaysia karena paspor tersebut masih aktif 1 tahun dan katanya bisa digunakan ke Saudi Arabia. Saat pemberangkatan, Dewi diberikan uang belanja senilai Rp. 7 juta oleh sponsor.

"Kami bingung, kenapa ke 3 rekan Dewi sesama PMI yang disalurkan oleh Pak Jul dan Bu Ros ke Saudi Arabia dalam waktu bersamaan justeru sudah dipulangkan oleh kedua oknum tersebut, kok Dewi Anggriani seakan-akan tidak diurus dan justeru dibiarkan terlantar di Sakkan Saudi Arabia,"ujar keluarga Dewi.

Terkait hal itu, keluarga Dewi Anggriani meminta dengan tegas kepada Jul dan Ros untuk bertanggungjawab sepenuhnya dan wajib memulangkan Dewi secepatnya sampai ke tanah kelahirannya dalam keadaan selamat.

"Kalau permintaan kami ini tidak diindahkan maka kami akan menempuh jalur hukum,"cetusnya.

Secara terpisah Jul selaku sponsor yang dihubungi media ini ke telepon WhatsApp pribadinya, justeru tidak aktif.

Sementara Ros selaku pihak penyalur Dewi Anggriani ke Saudi Arabia yang dikonfirmasi media ini dikediamannya pekan kemarin mengaku, pihaknya melalui bantuan orang lain yang ia hubungi berjanji akan memulangkan Dewi Anggriani ke tanah air secara pasti pada tanggal 02 Maret 2026.

"Pasti kok kalau Dewi akan dipulangkan pada tanggal 02 Maret 2026. Ini kata orang yang saya mintai bantuan untuk mengurus surat-surat kepulangan Dewi berupa visa maupun tiket,"aku Ros.
Ab)

TrendingMore