Dompu,-Isu ketidak harmonisan hubungan kerja antara Bupati dan Wakil Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE - Syirajuddin, SH (BBF DJ) kembali mencuat ke permukaan dengan tidak hadirnya pucuk pimpinan kedua di Kabupaten Dompu NTB ini yakni Wakil Bupati Dompu di acara upacara Hari Jadi Dompu yang ke 211 tahun.
Menanggapi situasi tersebut, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Dompu menyatakan, akan mengambil langkah tegas dengan mengirimkan surat kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Faisal selaku Ketua Umum PC PMII Kabupaten Dompu menyampaikan bahwa organisasinya turut prihatin melihat dinamika politik yang terjadi di lingkungan Pemerintahan Daerah yang belakangan ini kurang kondusif.
Ketidakharmonisan antar kedua pucuk pimpinan daerah Bumi Nggahi Rawi Pahu ini dinilai sangat berdampak buruk terhadap kelancaran roda Pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat Dompu seutuhnya.
"Kami melihat adanya gejala ketidak cocokan yang berpotensi menghambat pembangunan. Oleh karena itu, kami akan menyurati Menteri Dalam Negeri untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan keberlangsungan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Dompu ini,"ujar Faisal kepada media ini Sabtu(11/04/2026) dilapangan beringin Pemda Dompu.
Menurutnya, evaluasi ini sangatlah penting dilakukan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan atau stagnansi program yang sudah direncanakan.
PMII menekankan bahwa kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah harus menjadi prioritas utama di atas ego sektoral maupun perbedaan pandangan pribadi.
"Kami berharap Mendagri dapat menindaklanjuti aspirasi ini demi terciptanya Pemerintahan yang stabil, harmonis, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat Dompu,"harapnya.
Hingga saat ini, pihak PMII Dompu masih mematangkan draf surat yang rencananya akan segera dikirimkan dan juga akan di distribusikan kepada berbagai pihak sebagai bentuk transparansi. (YD)
