Top Menu

Dompunews

Oknum Guru SDN 06 Hu'u Teriak Dan Menangis di BKD dan PSDM

Redaksi
Kamis, 08 Januari 2026, Januari 08, 2026 WAT
Last Updated 2026-01-08T09:27:41Z
Dompu,-oknum guru dari SDN 6 Hu,u Kabupaten Dompu NTB yang tidak diketahui identitasnya, berteriak dan menangis dalam ruangan Bidang Pengadaan dan Perhentian BKD dan PSDM Kabupaten Dompu.

Aksi spontanitas tersebut terjadi pada Kamis (08/01/26) sekitar pukul 16.50 wita dan spontan membuat peserta lainnya dan pegawai setempat kaget, sehingga aksi tersebut menjadi tontonan gratis peserta yang ada.

Dalam tangisannya, oknum guru tersebut menceritakan tentang kebenaran tahun masuk mengabdinya di SDN 06 Hu'u walaupun sebelumnya dia mengakui telah mengabdi di salah satu sekolah swasta.

Namun pengabdiannya di SDN 06 Hu'u dalam mendidik siswa selama ini sudah berlangsung diatas 2 tahun tanpa putus-putus, walaupun dirinya hanya mendapatkan gaji sebesar Rp. 200.000 saja hingga sekarang tidak mendapatkan sama sekalipun, namun dia tetap semangat mengabdi sebagai seorang guru di SDN tersebut.

Selain itu, oknum ibu guru ini juga menolak keras ketika dirinya dan rekan-rekannya dikatakan sebagai siluman karena kita bukan siluman yang menakuti orang lain.

"Kami sangat menolak jika dikatakan siluman karena kami bukan makhluk yang suka menakuti orang,"teriak guru SDN 06 Hu'u ini sembari mengundang tangisan juga dari peserta lainnya.

Walaupun sudah diberikan pemahaman oleh pihak BKD dan PSDM agar segera mengajukan sanggahan, namun pahlawan pendidikan ini tetap tak kuasa menahan air mata nya bahkan dia memohon kepada BKD dan PSDM agar tidak membatalkan mereka dari PPPK Paruh Waktu ini.

Terkait hal itu, Kepala BKD dan PSDM Kabupaten Dompu, Drs. Arif Munandar maupun Kabid Pengadaan dan Pemberhentian, Fadillah, SE, M.Si yang dicari oleh media ini untuk dilakukan konfirmasi, hingga sekitar pukul 17.11 wita justeru tidak berada diruangan kerjanya.

"Pak Kaban dan Pak Kabid sampai sekarang belum masuk,"ujar stafnya menjawab pertanyaan Wartawan media ini.(Amin)

TrendingMore