Kepala Bidang Pelayanan, dr. Nafriti Rachman. (Ade/Lintas Samudera)
Lintassamudera.com — RSUD Kabupaten Sumbawa kini menghadirkan kembali layanan endoskopi dan kolonoskopi sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan, khususnya dalam deteksi dini penyakit saluran pencernaan, tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
Direktur RSUD Sumbawa, dr. Mega Harta, melalui Kepala Bidang Pelayanan, dr. Nafriti Rachman, mengatakan layanan tersebut sebelumnya sempat terhenti karena keterbatasan tenaga spesialis.
“Layanan ini sempat terhenti karena dokter spesialis menjalani tugas belajar. Sekarang sudah kembali dibuka karena kami telah memiliki tenaga medis yang kompeten,” kata dokter Nafriti kepada media ini, Kamis (23/04/2026).
Ia menjelaskan, layanan endoskopi dan kolonoskopi tidak hanya digunakan untuk mendiagnosis penyakit, tetapi juga dapat membantu tindakan medis tertentu sesuai kebutuhan pasien.
“Selain untuk mendeteksi, layanan ini juga dapat digunakan untuk tindakan medis, sehingga memudahkan dokter dalam menentukan diagnosis maupun penanganan,” jelasnya.
Menurutnya, layanan ini biasanya digunakan ketika diagnosis pasien belum dapat dipastikan melalui pemeriksaan awal, seperti pada kasus gangguan lambung atau dugaan gastroesophageal reflux disease (GERD).
“Melalui pemeriksaan ini dapat diketahui kondisi organ secara lebih detail, misalnya adanya luka pada lambung,” terangnya.
Dari sisi kesiapan, RSUD Sumbawa memastikan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia telah memenuhi standar pelayanan.
“Fasilitas sudah lengkap dan ruangan telah memenuhi standar serta melalui proses visitasi BPJS Kesehatan,” katanya.
Ia menambahkan, layanan tersebut telah mulai dimanfaatkan oleh pasien, baik rawat inap maupun rawat jalan.
“Untuk tenaga medis, kami memiliki dokter spesialis yang kompeten serta perawat yang telah terlatih, sehingga layanan ini siap dijalankan,” ujarnya.
Untuk mengakses layanan ini, masyarakat tetap mengikuti alur pelayanan kesehatan yang berlaku melalui rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Pasien terlebih dahulu mendapatkan rujukan dari puskesmas, kemudian diperiksa di poli terkait. Jika diperlukan, akan diarahkan ke tindakan endoskopi atau kolonoskopi,” jelasnya.
Ia juga memastikan layanan tersebut telah dapat diakses menggunakan BPJS Kesehatan.
“Layanan ini sudah dapat diakses melalui BPJS, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait pembiayaan,” ungkapnya.
Dengan hadirnya kembali layanan ini, RSUD Sumbawa berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah semakin meningkat.
“Kami ingin masyarakat yakin bahwa layanan di rumah sakit pemerintah juga mampu memberikan pelayanan yang berkualitas,” katanya.
Sebelumnya, pasien yang membutuhkan layanan serupa harus dirujuk ke luar daerah, seperti ke Mataram atau rumah sakit lain di Sumbawa.
“Sekarang kebutuhan tersebut sudah bisa kami layani di daerah,” tambahnya.
Ke depan, RSUD Sumbawa juga berencana mengembangkan layanan kesehatan lainnya, termasuk layanan prioritas seperti kanker, jantung, stroke, serta kesehatan ibu dan anak.
“Kami terus melakukan pengembangan, baik dari sisi SDM maupun fasilitas, untuk meningkatkan kapasitas layanan secara bertahap,” pungkasnya.
Hadirnya kembali layanan ini menjadi bagian dari upaya RSUD Sumbawa dalam memperluas akses layanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan terjangkau bagi masyarakat. (ade)
Reporter: Ade Ihksan Jaya | Editor: Bagus Setyabudi
