Top Menu

newsPilkades Sidoarjo

Dorongan Warga Jadi Alasan M. Mahrus Maju di Pilkades Jumputrejo 2026

Tim Redaksi
Minggu, 10 Mei 2026, Mei 10, 2026 WAT
Last Updated 2026-05-10T23:02:13Z
M. Mahrus, calon Kepala Desa Jumputrejo nomor urut 2, saat diwawancarai wartawan di kediamannya, Minggu (10/5/2026) malam. (Taufiq/Lintas Samudera)

Lintassamudera.com – Bukan sekadar maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Jumputrejo Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo 2026, M. Mahrus mengaku langkahnya berawal dari dorongan masyarakat yang datang selama bertahun-tahun.

Pria yang merupakan putra asli Desa Jumputrejo itu mengatakan dirinya sempat beberapa kali menolak ajakan warga karena merasa belum siap mencalonkan diri sebagai kepala desa.

Saat ditemui wartawan di kediamannya, Minggu (10/05/2026) malam, Mahrus tampak sederhana mengenakan peci hitam dan kemeja putih usai mengikuti kegiatan bersama warga di masjid. Suasana wawancara berlangsung hangat dan terbuka.

“Saya asli warga Jumputrejo. Sudah hampir tiga tahun warga datang dan mendorong saya supaya mau maju Pilkades. Tapi selama itu saya belum siap dan belum berani,” katanya.

Mahrus yang bertugas di Polsek Gedangan, menjelaskan dirinya telah mengajukan izin untuk mengikuti kontestasi Pilkades Jumputrejo 2026.

Menurutnya, keinginan maju sebagai calon kepala desa awalnya tidak pernah terpikirkan. Namun dorongan masyarakat yang terus datang membuat dirinya mulai mempertimbangkan pencalonan tersebut.

“Awalnya memang tidak ada niat maju. Tapi warga terus datang, memberi dorongan, dan berharap saya ikut mencalonkan diri,” ujarnya.


Meski maju sebagai calon kepala desa nomor urut 2, Mahrus tetap merendah dan menyerahkan penilaian sepenuhnya kepada masyarakat.

“Kalau pengalaman jadi kepala desa memang belum ada. Yang bisa menilai seseorang itu masyarakat,” tuturnya.

Dalam pandangannya, kondisi Desa Jumputrejo saat ini sudah cukup baik dan memiliki potensi besar untuk terus berkembang, terutama dari jumlah penduduk serta aktivitas masyarakat yang dinilai aktif.

Apabila dipercaya memimpin desa, Mahrus mengaku ingin menghadirkan pelayanan yang lebih terbuka dan transparan kepada masyarakat.

Ia juga ingin melibatkan generasi muda agar lebih aktif berperan dalam pembangunan lingkungan desa.

“Saya ingin anak-anak muda lebih berani tampil dan ikut menata lingkungan. Harapannya pembangunan desa bisa dilakukan bersama-sama,” katanya.

Selain itu, Mahrus juga menaruh perhatian pada peningkatan keterampilan masyarakat melalui berbagai pelatihan bagi pemuda maupun warga desa.

“Kami ingin mengadakan pelatihan keterampilan dengan mendatangkan tim pelatih, misalnya pelatihan menjahit dan keterampilan lainnya,” ucapnya.

Dalam menjalankan program pembangunan desa nantinya, ia berencana membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar program desa dapat berjalan selaras dengan pemerintah daerah.

Terkait tata kelola pemerintahan, Mahrus menegaskan pentingnya keterbukaan kepada masyarakat dalam setiap kebijakan desa.

“Saya ingin tokoh-tokoh masyarakat dilibatkan supaya masyarakat juga tahu rencana dan program kerja desa. Jadi ada keterbukaan antara kepala desa dan masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, ia berharap Desa Jumputrejo memiliki fasilitas umum yang dapat dimanfaatkan bersama masyarakat, salah satunya gedung serbaguna desa untuk kegiatan warga, olahraga, hingga hajatan masyarakat.

Menjelang pelaksanaan Pilkades Jumputrejo pada 24 Mei 2026, Mahrus mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana tetap damai dan kondusif.

“Harapan saya Pilkades berjalan lancar, damai, dan aman. Semua tim diharapkan bisa menjaga sikap dan tidak melakukan hal-hal yang mengganggu kondusivitas,” pungkasnya.

Sementara terkait statusnya sebagai anggota Kepolisian, Mahrus memastikan akan mengajukan pensiun apabila nantinya resmi terpilih dan dilantik sebagai kepala desa.

“Kalau nanti sudah dilantik dan ada SK dari kabupaten, itu menjadi dasar untuk pengajuan pensiun,” ujarnya. (fiq*)

Reporter : Taufiq Rianto | Editor : Bagus Setyabudi 


TrendingMore